Polisi di Jaksel Bongkar Praktik Dukun Ganda Uang

Foto: Ilustrasi

Jakarta – Polisi menangkap pria H alias Romo (45), yang mengaku sebagai dukun pengganda uang terkait peredaran dolar AS palsu di Apartemen Kalibata, Jakarta Selatan (Jaksel). Romo sempat berupaya menghilangkan barang bukti dengan membuang dolar palsu ke kloset saat digerebek polisi.

“Di mana barang bukti tersebut ada upaya dari tersangka ini untuk dihilangkan dengan cara tersangka ini membuang barang bukti tadi di kloset dengan tujuan untuk menghilangkan barang bukti tadi,” kata Kanit Resmob Satreskrim Polres Metro Jakarta Selatan AKP Bima Sakti kepada wartawan, Selasa (16/9/2025).

Penggerebekan dilakukan pada Rabu (10/9) malam setelah pihak kepolisian menerima laporan dari para korban terkait tipu-tipu penggandaan uang. Polisi menyita 88 lembar dolar Amerika Serikat (AS) hingga 32 lembar rupiah palsu di lokasi.

Hingga kini ada enam orang yang menjadi korban pelaku dengan total kerugian mencapai ratusan juta rupiah. Polisi saat ini masih terus melakukan pendalaman.

“Kalau total kerugian dari enam korban ini variatif, mungkin sampai ratusan (juta), karena di sini mereka ada yang mentransfer korban dengan dia ada Rp 3,5 juta sampai Rp 20 juta,” ujarnya.

Foto Ilustrasi

Sosok Dukun Ternyata Tukang Pijat

Polisi mengungkap sosok H alias Romo (45), yang mengaku sebagai dukun pengganda uang, terkait penemuan ‘gudang’ dolar AS palsu di Apartemen Kalibata, Jakarta Selatan (Jaksel). Rupanya Romo merupakan seorang tukang pijat.

“Untuk basic-nya sendiri dari Tersangka Romo ini, dari hasil pemeriksaan, yang bersangkutan merupakan tukang pijat untuk pekerjaan sehari-harinya,” kata Kanit Resmob Satreskrim Polres Metro Jakarta Selatan AKP Bima Sakti.

Untuk melancarkan aksinya, Romo berpakaian layaknya orang pintar. Dia juga menyediakan berbagai peralatan dukun, mulai dupa hingga beras, untuk meyakinkan korban di ruang praktiknya di sebuah unit di Apartemen Kalibata.

Saat ditangkap, Romo masih bersikukuh bahwa dirinya seorang dukun yang bisa menggandakan uang.

“Pada saat kita amankan, dia mengaku sebagai dukun yang bisa menggandakan uang tadi,” imbuhnya.

Pos terkait