Banda Aceh – Tiga sosok bupati/walikota di Aceh ‘panen kritikan’ selama bencana banjir bandang dan longsor melanda. Tiga sosok tersebut adalah Bupati Aceh Selatan, Walikota Langsa serta Bupati Aceh Utara.
Alasan dan kritikan yang disampaikan beraneka ragam. Hal ini terlihat dalam sejumlah komentar dan video yang menyebar di akun social media di jagat maya, seperti Facebook, Instagram dan TikTok.
1. Bupati Aceh Selatan
Bupati Aceh Selatan, Mirwan MS, adalah salah seorang pimpinan daerah yang paling banyak sorotan selama beberapa hari terakhir. Ini karena Pemkab Aceh Selatan merupakan salah satu daerah yang paling cepat menyatakan ketidaksanggupan daerah menangani banjir dan longsor.
Bupati Aceh Selatan itu telah mengeluarkan Surat Pernyataan Ketidaksanggupan dalam penanganan tanggap darurat banjir dan longsor yang menerjang wilayahnya. Surat itu diterbitkan pada 27 November 2025.
Keberadaan surat tersebut mengindifikasikan bahwa keberadaan bencana di Aceh Selatan tergolong berat dan tidak bisa ditangani sendiri. Belum lagi krisis BBM, harga sembako yang melonjak serta kelangkaan gas pasca bencana.
Namun usai beberapa hari berlalu, Mirwan MS dan keluarga justru memposting sedang umrah di tanah suci. Hal ini menimbulkan kemarahan public serta menilai bupati tidak peduli dengan korban bencana.
Maraknya sentimen negatif dari warga membuat Pemkab Aceh Selatan buru-buru mengkharifikasi bahwa penanganan pasca bencana sudah terkendali.
2. Walikota Langsa
Sosok Walikota Langsa, Jeffry, juga menuai sorotan tajam selama bencana melanda daerah itu. Pasalnya, kota Langsa mengalami huru-hara pasca bencana. BBM langka serta harga sembako melonjak tinggi.
Sementara Jeffry dikabarkan tak berada di Kota Langsa. Netizen pun menyorot kondisi Langsa pasca bencana.
3. Bupati Aceh Utara
Keberadaan Bupati Aceh Utara, Ismail A Jalil atau akrab disapa Ayahwa, turut mendapat sorotan tajam dari para netizen Aceh selama bencana.
Salah satu yang mendapat sorotan adalah video Ayahwa yang berpakaian putih necis serta dipayungi saat mengunjungi korban banjir. Keberadaan video tersebut mendapat sentimen negatif paling banyak.





