Najwa Sihab Datang untuk Wawancara, Mualem Kembali Menangis

Tampak wajah Gubernur Aceh, Muzakir Manaf memerah dan sedih saat di wawancarai Wartawati Senior, Nazwa Sihab. Foto: screenshot vidio.

Banda Aceh – Gubernur Aceh, Muzakir Manaf kembali menguraikan air matanya berkaitan dengan bencana yang melanda Aceh tahun ini.

Sebuah vidio yang diposting oleh pejabat protokoler Aceh melalui akun Facebook tampak mualem menangis saat diwawancara wartawati senior/presenter senior, Najwa Sihab di salah satu ruangan di Gedung Kantor Gubernur Aceh di Banda Aceh,

 

Vidio berdurasi beberapa menit itu diposting sekira pukul 11 Senin pagi (9/12/2025) oleh akun Facebook, Gade Ridwan. Tampak Najwa Sihab sedang akan mewawancara Mualem.

“Kalau kita bergantung pada manusia, kita akan kecewa, tapi kalau kita bergantung pada Allah… Kami terima apa adanya, ” ucap Mualem dengan nada berbata-bata sembari mengusap air matanya yang membasahi jambang dan jenggot tebalnya.

Saat itu Nazwa Sihab mewawancarai Muzakir Manaf terkait dengan status bencana alam yang menimpa Aceh, dimna hingga kini belum ditetapkan status sebagai Bencana nasional.

“Mualem soal status bencana, bukan status bencana nasional, apakah menyulitkan Mualem dalam menanganinya?, tanya Nazwa Sihab.

” Saya pada dasarnya.. Tidak.. Tidak.. , ” jawab Mualem putus putus.

Dan kembali Mualem menangis, tidak mampu melawan rasa sedihnya. Air mata Mualem kembali berurai ke dua kali pada moment itu dan Mualem sempat menutup mukanya dengan telapak tangannya sambil menggeleng-geleng kepala. Dapat dipastikan sesuatu hal yang dipikir Mualem berkaitan dengan dasyatnya musibah yang sedang ditanganinya dan teganya Pemerintah Pusat yang menganggap musibah banjir bandang yang menimpa tiga Provinsi di Pulau Sumatera itu hanya sebatas bencana kecil.

Padahal, Hampir 1000 korban jiwa sudah tercatat dalam data dan ratusan orang masih dinyatakan hilang, ribuan orang luka berat dan ringan serta ratusan ribu Rumah warga dan Infrastruktur umum hancur total, bahkan jalur transportasi darat Banda Aceh – Medan, hingga detik ini masih putus dan tak dapat di lalui kendaraan.

“Maaf.. Maaf, ” kata Mualem sambil tersenyum dengan cucuran air mata masih di pipi, sembari mengambil tisu dan menghapus air matanya.

“Tidak perlu minta maaf Mualem, semua orang juga tahu betapa beratnya beban yang sedang Mualem pikul,” ujar Nazwa Sihab menenangkan Mualem, sembari melanjutkan sejumlah pertanyaannya berkaitan dengan kondisi Aceh saat ini dan penanganan bencana yang melanda Aceh.

Perlu diketahui, bencana yang menimpa Aceh dengan kondisi terparah setelah hantaman Gempa dan Tsunami pada tahun 2004 silam, adalah Banjir bandang pada akhir November 2025 ini yang membuat Aceh porak -poranda.

Bahkan Gubernur Aceh, Muzakir Manaf sempat menyebutkan Bencana alam kali ini merupakan Tsunami ke dua bagi Aceh. Namun sangat di sayangkan bilamana Pemerintah Pusat tidak menetapkan status bencana Pulau Sumatera ini sebagai Bencana nasional.

Pos terkait