Bandung – Perwakilan Serikat Perusahaan Pers (SPS) Aceh yang terdiri dari Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Muktarrudin Usman dan Dahlan melakukan kunjungan ke dapur redaksi Pikiran Rakyat Grup di Kota Bandung. Kunjungan tersebut disambut langsung oleh Komisaris Utama Pikiran Rakyat Grup, Januar P. Ruswita, Jumat, 1 Mei 2026.
Dalam kunjungan itu, pihak Pikiran Rakyat menyambut hangat serta membuka ruang diskusi mengenai pengelolaan media modern. Perwakilan SPS Aceh diperkenalkan secara langsung dengan berbagai lini kerja, mulai dari media cetak, siber, hingga radio. Mereka juga diajak melihat alur produksi berita, manajemen redaksi, serta integrasi antarplatform yang menjadi kekuatan Pikiran Rakyat Grup dalam menghadapi perkembangan industri media saat ini.
Muktarrudin Usman menyampaikan apresiasi atas sambutan dan keterbukaan yang diberikan. Menurutnya, kunjungan tersebut memberikan banyak wawasan baru, terutama terkait pengembangan bisnis media yang berkelanjutan dan adaptif terhadap perubahan zaman.
“Banyak hal yang kami pelajari, mulai dari sejarah, manajemen bisnis, hingga praktik keredaksian. Ini akan menjadi bekal penting untuk kami terapkan di Aceh dalam mendorong pertumbuhan media yang lebih profesional dan berdaya saing,” ujarnya.
Dahlan juga mengungkapkan hal serupa. Ia mengaku sangat terkesan setelah melihat langsung proses kerja di dapur redaksi Pikiran Rakyat yang dinilai tertata dan modern. Menurutnya, pengalaman tersebut membuka perspektif baru dalam memahami bagaimana media dikelola secara profesional di tengah tantangan digitalisasi.
Selain memperkuat kapasitas kelembagaan, kunjungan ini juga menjadi langkah konkret dalam menjalin kerja sama strategis. SPS Aceh diketahui telah menggandeng lembaga Uji Kompetensi Wartawan (UKW) Pikiran Rakyat untuk menggelar UKW di Aceh. Kegiatan ini nantinya akan diikuti oleh wartawan dari berbagai media anggota SPS Aceh sebagai upaya meningkatkan kualitas dan profesionalisme insan pers di daerah.
Sebelumnya, pada Kamis, 30 April 2026, SPS Aceh juga telah melakukan pertemuan dengan pihak Pikiran Rakyat Grup dan menyepakati komitmen bersama dalam pengelolaan dana bantuan kemanusiaan bagi korban banjir hidrometeorologi di Aceh. Dana tersebut direncanakan untuk pembangunan gedung serbaguna di Kabupaten Aceh Tamiang yang diharapkan dapat dimanfaatkan oleh masyarakat, khususnya dalam mendukung kegiatan sosial dan pemulihan pascabencana.
Kolaborasi ini diharapkan tidak hanya mempererat hubungan kelembagaan, tetapi juga memberikan dampak nyata bagi penguatan ekosistem media serta kontribusi sosial bagi masyarakat. (Dln)






