Banda Aceh – M. Nasir Nurdin kembali menyatakan kesiapannya maju sebagai bakal calon Ketua PWI Aceh periode 2026-2031. Jika kembali dipercaya memimpin, ia menargetkan sejumlah agenda yang belum tuntas pada periode pertama dapat dilanjutkan dan diperkuat.
Nasir Nurdin menyampaikan hal tersebut setelah mengambil formulir pendaftaran bakal calon Ketua PWI Aceh di Sekretariat PWI Aceh, Banda Aceh, Senin (5/10/2026).
Ia mengatakan keputusannya kembali maju merupakan bagian dari proses demokrasi organisasi sekaligus bentuk kesediaan menjalankan amanah dari para wartawan yang mendorongnya untuk kembali berkompetisi dalam konferensi PWI Aceh.
“Sebagai penanggung jawab konferensi, kami sangat bertanggung jawab untuk suksesnya konferensi ini. Soal kami maju sebagai kandidat, itu ada hal lain dari warna demokrasi ini. Saya siap untuk melaksanakan amanah kawan-kawan yang mendorong kami untuk bisa berkompetisi di konferensi kali ini. Insyaallah secara sehat,” ujar Nasir.
Menurutnya, apabila kembali dipercaya memimpin PWI Aceh, fokus utama adalah menyelesaikan sejumlah program yang belum tuntas selama periode kepemimpinan sebelumnya.
“Kita target adalah menyelesaikan apa yang belum selesai pada periode pertama. Ada banyak hal. Setidaknya ada hal-hal yang menjadi isu kampanye kita ketika naik pada 2021,” katanya.
Nasir menyebut penguatan koperasi, penerapan administrasi berbasis digital, serta peningkatan kapasitas wartawan melalui Uji Kompetensi Wartawan (UKW) menjadi sejumlah agenda yang akan diprioritaskan.
“Koperasi misalnya, kemudian administrasi berbasis digital, itu belum, ya kan? Kemudian peningkatan kapasitas wartawan melalui UKW dan lain-lainlah, ya kan? Nah, jadi itu menjadi prioritas kita untuk ke depan ini,” ujarnya.
Selain peningkatan kapasitas wartawan dan pembenahan administrasi, Nasir menaruh perhatian pada penguatan ekonomi organisasi. Ia berharap PWI Aceh ke depan memiliki kemandirian yang lebih kuat dan tidak selalu bergantung pada pihak luar.
“Dan insyaallah kita akan laksanakan itu dengan sebaik-baiknya. Ya kita tidak ingin PWI ini selalu bergantung ke luar. Paling tidak di bidang ekonomi kita harus perkuat. Ekonomi kita harus perkuatlah. Koperasi misalnya,” kata Nasir.
Nasir juga menegaskan komitmennya agar proses konferensi berjalan secara sehat dan sesuai dengan semangat demokrasi organisasi.
Pendaftaran bakal calon Ketua PWI Aceh dan Dewan Kehormatan Provinsi (DKP) PWI Aceh periode 2026-2031 dibuka mulai 5 hingga 17 Oktober 2026. Tahapan dilanjutkan dengan verifikasi dokumen pada 18-24 Oktober dan masa perbaikan dokumen pada 25-31 Oktober 2026.
Berkas calon selanjutnya dijadwalkan dikirim ke Pusat pada 1 November 2026. Sementara pemilihan Ketua PWI Aceh dan DKP PWI Aceh periode 2026-2031 direncanakan berlangsung di Banda Aceh pada 20-22 November 2026.(Red)





