Sinergi Baperida Aceh Jaya dan Unida: Susun Landasan Akademik demi Tata Kelola Aset yang Akuntabel

CALANG – Pemerintah Daerah (Pemda) Aceh Jaya kini tengah gencar berupaya mengoptimalkan pengelolaan aset daerah, baik berupa aset bergerak maupun aset tidak bergerak. Langkah strategis ini dilakukan dengan memeriksa kembali seluruh data aset melalui proses inventarisasi, termasuk pengecekan bentuk fisik dan kondisi terkini dari aset-aset tersebut, demi mendorong peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Aceh Jaya.

Pelaksanaan kegiatan krusial ini digarap oleh Universitas Iskandar Muda (Unida) melalui Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM Unida). Proyek ini berjalan dalam bentuk sistem swakelola, dengan alokasi anggaran yang ditempatkan pada Badan Perencanaan Pembangunan dan Riset Daerah (Baperida) Aceh Jaya.

Kepala Baperida Aceh Jaya, Teuku Khairullah, membenarkan bahwa pihaknya menggandeng pihak universitas agar kerja sama ini mampu melahirkan sebuah dokumen ilmiah yang valid. Dokumen tersebut nantinya akan dijadikan salah satu rujukan akademik resmi dalam pengambilan keputusan pemerintah ke depan.

“Pertama, ini tentu sangat penting bagi Pemda Aceh Jaya dalam hal pengelolaan aset. Harapannya semua dapat transparan dan juga pemanfaatannya dapat diarahkan demi mencapai kajian daerah,” ujar Khairullah saat memberikan keterangan di Calang, Jumat (23/10).

Hal senada turut disampaikan oleh pihak pelaksana. Ketua LPPM Unida, Muliadi, menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan oleh Pemda Aceh Jaya untuk memimpin riset terkait tata kelola aset kabupaten tersebut.

“Kesempatan ini kami gunakan untuk memberikan yang terbaik untuk pemerintah daerah. Kami akan sampaikan semua temuan dan rekomendasi sesuai analisa yang kami lakukan secara ilmiah dan dapat dipertanggungjawabkan,” tegas Muliadi.

Muliadi juga menambahkan bahwa riset ini dirancang agar memberikan dampak nyata dan menjadi pijakan yang kuat bagi regulasi daerah.

“Harapannya tentu riset ini benar-benar menjadi landasan akademik bagi Pemda Aceh Jaya,” pungkasnya.

Melalui sinergi akademis ini, tata kelola aset di Kabupaten Aceh Jaya diharapkan menjadi lebih akuntabel, transparan, dan mampu menjadi motor penggerak baru bagi sumber pendapatan daerah. (MP).

Pos terkait