Luar Negeri – Bagi beberapa importir, dampak langsung mungkin terbatas.
Hal ini sebagaimana dirilis Sindonews.com melalu keterangan vidio edisi , 4 Maret 2026.
Salah satu negara yang sudah tampak berpengaruh adalah Brasil, hanya dapat mengimpor 49 ton pistachio Iran pada awal 2026 dan 422,6 ton sepanjang 2025.
Menurut data Kementerian Perdagangan Brasil. Amerika Serikat tetap pemasok pistachio terbesar Brasil, dengan pengiriman 865 ton pada 2025.
Namun, jika larangan berlangsung lama, para ahli memperingatkan hal itu bisa mengencangkan pasokan global dan mendorong harga naik, terutama untuk pistachio, buah kering, dan safron, produk di mana Iran mendominasi pasar dunia.
Konflik yang sedang berkecambuk juga mengganggu pengiriman melalui Selat Hormuz, dengan perusahaan asuransi maritim utama menarik cakupan risiko perang dan secara efektif menghentikan lalu lintas kapal tanker melalui jalur krusial tersebut.
“Ini mendekati skenario terburuk, dengan Iran terlibat dalam konflik militer, karena Selat Hormuz,” kata analis energi Robert Rapier kepada Just the News. (Sindonews/R).





