Kadisdik Aceh Himbau Jajarannya Tak Takut Intimidasi pihak Manapun Dalam Menjalankan Tugas

Murthalaluddin (Kadisdik Aceh. Foto: Ist

Banda Aceh – Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Murthalamuddin, mengingatkan seluruh kepala sekolah dan jajaran di lingkungan Dinas Pendidikan Aceh agar tidak takut terhadap intimidasi maupun tekanan dari pihak-pihak yang mengaku sebagai wartawan atau aktivis LSM dalam pelaksanaan proyek rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana.

Pernyataan tersebut disampaikan Murthalamuddin melalui video yang dibagikan di akun Facebook pribadinya pada Kamis, 21 Mei 2026.

Dalam keterangannya, Murthalamuddin mengaku menerima banyak keluhan dari kepala sekolah terkait adanya pihak tertentu yang dinilai mengganggu proses pelaksanaan pekerjaan rehabilitasi dan rekonstruksi di sekolah-sekolah penerima program bantuan.

Menurutnya, seluruh kepala sekolah diminta tetap fokus bekerja dan menjalankan proyek sesuai petunjuk teknis (juknis) serta aturan yang berlaku. Ia menegaskan, selama pekerjaan dilakukan sesuai regulasi, maka tidak ada alasan bagi pihak sekolah untuk merasa takut terhadap tekanan atau tudingan dari pihak luar.

“Kepala sekolah dan pejabat di bawah agar mengawasi sekolah melaksanakan pekerjaan sesuai juknis. Jika ada pihak-pihak mengaku sebagai wartawan atau LSM yang mengancam, menuduh, atau meminta sesuatu yang mengganggu kinerja, maka tolak,” ujar Murthalamuddin.

Mantan Kepala Humas Setda Aceh itu juga menyoroti adanya oknum yang mengatasnamakan profesi wartawan, namun tidak memiliki sertifikat Uji Kompetensi Wartawan (UKW) maupun berasal dari media yang belum terverifikasi Dewan Pers.

Ia menyebut kondisi tersebut telah meresahkan sekolah-sekolah penerima program rehab rekon, bahkan dirinya juga ikut merasa prihatin terhadap berbagai tekanan yang dialami pihak sekolah.

Karena itu, Murthalamuddin meminta seluruh jajaran pendidikan di Aceh tetap bekerja secara profesional, mematuhi aturan, dan tidak melayani pihak-pihak yang datang dengan cara intimidatif.(Tim)

Pos terkait