Kota Jantho – “Pecah belah adalah salah satu trik kafir ingin menghancurkan islam” demikian kata tgk H Zulbahri Lhoong saat memebrikan tablik akbar di Panggung utama Pameran Pembangunan dan Expo UMKM di Kota Jantho, Kamis malam (20/11/2025).
Lebih lanjut katanya, budaya pecah belah sesame islam merupakan suatu sifat yang dibenci oleh Nabi Besar Muhammad SAW.
“Rasullah paling benci dengan sifat pecah belah atau kotak-kotakan antar sesama umat islam,” jelasnya.
Abu Zulbahri mengingatkan jamaah, hendaknya dalam kehidupan ini mampu mengikuti petujuk Rasulullah, Dimana mematuhi “Ulil Amri” pemimpin, merupakan sebuah keharusan, sehingga sejalan dalam membangun baik membangun negara maupun membangun umat.
Bahkan, katanya, sesuatu yang telah dicanangkan oleh pemimpin (sesuai anjuran agama Islam) bisa jadi dari sunat menjadi wajib.
Ia memisalkan pada suatu desa ata anjuran sesuatu untuk kemuslihatan umum dan mendapat perintah dari pemimpin, justeru itu sudah menjadi sebuah kewajiban yang harus ditunaikan oleh penduduknya.
“misalnya pemimpin perintah puasa sunnat bagi Masyarakat, maka itu telah menjadi wajib, karena sudah ada perintah pemimpin dengan tujuan kemuslihatan umat,” kata Abu Zulbahri mencontohkan.
Kecuali itu, Abu Zulbahri juga menekankan agar Masyarakat menhindari diri dari sifat kikir, karena sifat kikir tersebut tidak akan membuat seseorang mendapat kemudahan,melainkan hanya akan menjadi mudharat bagi diri sendiri baik dunia maupun akhirat.
“Allah telah berjanji tidak akan memberikan kemudharatan kepada orang -orang yang murah,” terangnya.
Pimpinan Dayah Ma’hadul Fata Gampong Ketapang, Kecamatan Lhoong ini juga mengingatkan jamaah tiada Nabi yang aling sayang dengan umatnya kecuali Nabi Besar Muhamamd SAW, bahkan hingga menjelang wafatnya, Rasulullah SAW masih saja ingat dengan Nasib umatnya, bahkan meminta kepada Allah agar sakitnya sakratul maut yang akan ditanggung umatnya, dapat diberikan kepadanya, semikian sayangnya Rasulullah dengan Umatnya.
“Semoga dengan memperingati hari lahirnya Panghulu Alam Muhammad, SAW ini akan menjadi fahala dan amalan bagi kita semua sehingga kita mendapat syafaat darinya di yaumil mahsyar,” demikian paparnya.





