Terima Silaturahmi PB-IPAR, Bupati Aceh Besar Fokus Optimalisasi PAD dan Sektor Pertanian

Bupati Aceh Besar sedang berdiskusi dengan Para Mahasiswa Aceh Besar pada kegiatan silaturrahmi yang berlangung Minggu Malam di salah satu kawasan di Aceh Besar, Foto: Ist

Kota Jantho – Pengurus Besar Ikatan Pemuda Aceh Besar (PB-IPAR) bersilaturrahmi dengan Bupati Aceh Besar, Muharram Idris atau Syech Muharram, di kediamannya di Gampong Ajuen Lam Asan, Peukan Bada, Minggu malam (23/3/2025). Dalam pertemuan tersebut, Bupati membahas strategi peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) serta skema pertanian guna mendukung program ketahanan pangan.

Syech Muharram menegaskan bahwa visi kepemimpinannya lima tahun ke depan adalah membangun Aceh Besar dengan semangat persatuan dan merangkul seluruh elemen masyarakat, termasuk pemuda.

Bacaan Lainnya

“Keterlibatan pemuda dalam pembangunan adalah sebuah keniscayaan. Tidak ada pembangunan jika kita terpecah belah,” ujarnya.

Dalam upaya meningkatkan PAD, Bupati menjelaskan strategi yang ditempuh, khususnya pada sektor pariwisata serta pajak bumi dan bangunan. Ia menekankan bahwa pihaknya akan memanggil Organisasi Perangkat Daerah (OPD) secara berkelanjutan untuk melakukan pemetaan potensi dan sumber pendapatan daerah sesuai aturan yang berlaku.

“Kami bersama Pak Wakil Bupati Syukri sepakat untuk melakukan pengawasan internal agar PAD dapat mencapai target di tahun 2025,” tambahnya.

Selain itu, sektor pertanian juga menjadi fokus utama pemerintah daerah tahun ini, khususnya dalam meningkatkan produktivitas musim tanam gadu menjadi dua kali dalam setahun. Berdasarkan hasil riset tim independen, sebagian masyarakat di Aceh Besar hanya dapat menanam padi sekali setahun akibat kendala ketersediaan air, pupuk subsidi, dan kelangkaan benih.

“Pemerintah akan menyusun skema agar petani bisa menanam dan memanen padi dua kali dalam setahun di Aceh Besar,” tegas Syech Muharram.

Ia menambahkan bahwa permasalahan mendasar dalam sektor pertanian akan diselesaikan tahun ini, serta mengajak PB-IPAR untuk turut mendukung pemerintah dalam upaya mensejahterakan petani.

“Aceh Besar saat ini berada dalam posisi yang baik untuk menggait program nasional, terutama dalam ketahanan pangan. Wilayah pertanian kita adalah yang terbesar kedua di Aceh, dan ini harus dimanfaatkan sebaik mungkin,” pungkasnya.

Ketua PB-IPAR, Fata Muhammad, menyambut baik visi dan program yang disampaikan Bupati. Ia menyatakan bahwa PB-IPAR siap berkontribusi dalam mendukung program ketahanan pangan serta optimalisasi sumber PAD daerah.

“IPAR siap mendukung pemerintah dalam menggait program ketahanan pangan nasional serta menggali potensi PAD di tahun 2025,” ujar Fata yang hadir bersama pengurus PB-IPAR.

Selain itu, Fata juga mengundang Bupati Syech Muharram untuk menghadiri kegiatan Halal Bihalal PB-IPAR yang akan digelar pada 5 April 2025 di Balai Guru Penggerak (BGP) Lubok.

Pos terkait