Meulaboh – Bupati Aceh Barat, Tarmizi meminta kepada pihak terkait agar segera meng up date data masyarakat, guna menghindari potensi salah posisi di Desil kependudukan.
“Saya harap sebelum lebaran Idul Adha data tersebut sudah up date, ” tegas Tarmizi dalam sebuah kegiatan Rakor Satgas DTsen yang digelar baru- baru ini di Meulaboh.
Tarmizi mengkhawatirkan, jika data tersebut tidak segera diperbaharui secara akurat dan falid, maka potensi hal -hal yang tidak diinginkan bakal terjadi, karena masyarakat yang masuk dalam desil di atas Desil 5 tidak mendapat bantuan dari pemerintah.
Mantan anggota DPR Aceh ini menduga saat ini ada banyak masyarakat yang salah posisi desil, akibatnya pemerintah tidak dapat mengucurkan bantuan untuk masyarakat dimaksud, padahal realita kehidupan yang bersangkutan berhak mendapat bantuan pemerintah.
Hal tersebut bukan sekadar menduga semata, tapi dirinya telah pernah menemukan kasus serupa di salah satu gampong di Kabupaten tersebut, dimana keluarga yang bersangkutan dalam kondisi miskin dan tidak memiliki rumah tempat tinggal yang layak, ironisnya status kependudukannya terdapat pada desil 8.
” Saya tidak ingin melihat peristiwa masyarakat menangis akibat tidak mampu untuk berobat, karena tidak dapat dilayani oleh BPJS akibat status masyarakat di desil sejahtera, padahal faktanya orang miskin, ” ujar Tarmizi.
Pada rakor tersebut, Bupati Aceh Barat juga melibatkan semua pihak dan menekankan agar pihak terkait segera bekerja dan menuntaskan permasalahan status masyarakat tersebut.
“Saya harap semua pihak dapat bekerja dengan maksimal, bila tidak mampu silahkan mengundurkan diri dari jabatan,” demikian tegas Tarmizi lagi. (Dahlan)





