Wagub Aceh Bersama Mendagri dan Mensos Serahkan Bantuan untuk Korban Bencana Aceh Timur

Idi – Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah bersama Menteri Sosial Saifullah Yusuf dan Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian menyerahkan bantuan kepada masyarakat terdampak bencana hidrometeorologi di Kabupaten Aceh Timur, Senin (16/3). Penyerahan bantuan berlangsung dalam acara Penyerahan Bantuan Santunan Ahli Waris, Jaminan Hidup, Isi Hunian, dan Bantuan Stimulan Sosial Ekonomi kepada Korban Bencana Alam Hidrometeorologi yang digelar di aula kompleks Pendopo Bupati Aceh Timur.

‎Bantuan yang bersumber dari Kementerian Sosial dan Kementerian Dalam Negeri itu diserahkan secara simbolis kepada sejumlah masyarakat penerima manfaat. Selain itu, kedua kementerian juga menyerahkan bantuan kepada Pemerintah Kabupaten Aceh Timur untuk mendukung percepatan pemulihan pascabencana.

‎Turut hadir dalam kegiatan tersebut sejumlah pejabat tinggi dari kedua kementerian, Kapolda Aceh, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Aceh, serta Bupati Aceh Timur Iskandar Usman Al-Farlaky bersama Wakil Bupati dan jajaran pejabat Pemerintah Kabupaten Aceh Timur.

‎Di sela kegiatan tersebut, Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Presiden, Pemerintah Pusat atas dukungan yang terus diberikan dalam penanganan bencana di Aceh, khususnya di Aceh Timur.

‎“Pemerintah Aceh menyampaikan terima kasih atas dukungan serta perhatian Bapak Prabowo Presiden Republik Indonesia, Pimpinan MPR dan DPR RI, Bapak Mendagri selaku Kasatgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana, Bapak Mensos serta kementerian-kementerian terkait, TNI, Polri, serta Kejaksaan yang terus memperkuat upaya penanggulangan bencana di Aceh. Bantuan yang disalurkan hari ini tentu sangat berarti bagi masyarakat yang sedang berupaya bangkit dari dampak bencana,” ujar Fadhlullah.

‎Ia menegaskan bahwa Pemerintah Aceh berkomitmen untuk terus memonitor berbagai dinamika di lapangan agar seluruh tahapan penanggulangan bencana berjalan sebagaimana mestinya.

‎“Pemerintah Aceh akan terus memantau perkembangan di lapangan dan memastikan seluruh proses penanganan, mulai dari masa tanggap darurat hingga pemulihan, dapat berjalan dengan baik dan tepat sasaran,” katanya.

‎Menteri Sosial Saifullah Yusuf dalam sambutannya mengatakan bahwa penyaluran bantuan tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan arahan Presiden agar pemerintah hadir secara langsung membantu masyarakat yang terdampak bencana.

‎“Sesuai arahan Presiden, Kementerian Sosial ditugaskan untuk menyalurkan berbagai bentuk bantuan, mulai dari santunan ahli waris, jaminan hidup, hingga bantuan untuk pemulihan sosial ekonomi masyarakat. Dampak bencana yang terjadi cukup besar, sehingga diperlukan kerja bersama agar proses pemulihan berjalan baik,” ujarnya.

‎Ia juga mengapresiasi keterlibatan pemerintah daerah yang dinilai aktif bekerja sama dengan pemerintah pusat dalam penanganan dampak bencana.

‎“Kami berterima kasih kepada pemerintah daerah yang telah terlibat penuh dalam upaya penanganan bencana ini sehingga berbagai bantuan dapat tersalurkan dengan baik kepada masyarakat,” kata Saifullah Yusuf.

‎Sementara itu, Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian, yang juga menjabat sebagai Ketua Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana di tiga provinsi Sumatra (Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat), menekankan pentingnya akurasi data dalam proses penyaluran bantuan.

‎“Data yang disampaikan harus benar-benar akurat dan sesuai dengan persyaratan yang ditetapkan, sehingga pemerintah dapat menyalurkan bantuan dengan lancar kepada masyarakat yang membutuhkan,” ujar Tito.

‎Ia juga meminta pemerintah daerah dan pihak terkait agar proaktif dalam melengkapi serta menjemput data korban agar masyarakat dapat segera menerima haknya.

‎“Kita harus proaktif menjemput data agar para korban bisa segera menerima seluruh haknya sebagai korban bencana. Jangan sampai ada warga yang terlewat karena persoalan administrasi,” katanya.

‎Sementara itu, Bupati Aceh Timur Iskandar Usman Al-Farlaky dalam laporannya menyampaikan kondisi dampak bencana hidrometeorologi yang terjadi di wilayahnya serta berbagai langkah yang telah dilakukan pemerintah daerah dalam penanganannya.

‎Ia juga menyampaikan apresiasi kepada pemerintah pusat dan Pemerintah Aceh atas dukungan yang terus diberikan kepada masyarakat terdampak.

‎“Kami mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Pusat dan Pemerintah Aceh atas dukungan yang telah diberikan selama ini. Bantuan ini sangat membantu masyarakat Aceh Timur yang sedang berupaya bangkit dari dampak bencana,” ujar Iskandar. (ADV)

Pos terkait