Pemerintah Aceh Ajak Masyarakat Sukseskan Muzakarah Internasional Tauhid Sufi Ke-II

BANDA ACEH– Pemerintah Aceh mengajak seluruh unsur masyarakat Aceh untuk menyukseskan kegiatan Muzakarah Internasional Tauhid Sufi Ke-II yang akan berlangsung di Banda Aceh pada 9 hingga 11 Oktober ini.

Ajakan tersebut disampaikan oleh Gubernur Aceh, Muzakir Manaf melalui Sekda Aceh, Taufik dalam rapat finising pelaksanaan kegiatan bertaraf internasional itu di Ruang rapat Sekda Aceh di Banda Aceh, Rabu (7/10/2026).

Bacaan Lainnya

Rapat yang dihadiri oleh seluruh unsur forkopimda Aceh itu membahas lokasi pusat pelaksanaan kegiatan tersebut secara pasti dan sejumlah hal lain menyangkut teknis menyukseskan kegiatan yang dihadiri oleh Ulama Tasawuf Sufi dari 21 Negara di Asia itu.

Adapun lokasi pusat kegiatan tersebut yang diputuskan dalam rapat tersebut yaitu, Lapangan Taman Ratu Safiatuddin (PKA) dan Balai Meuseuraya Aceh (BMA).

Pemerintah Aceh berharap kegiatan tersebut dapat terlaksana dengan sukses dan lancar,, oleh sebab itu kepada seluruh unsur dan masyarakat Aceh dapat menyaksikan kegiatan yang mengusung tema “Mengangkat Ajaran Tauhid Sufi untuk Kesatuan dan Perdamaian Umat.” itu.

Rapat tersebut dihadiri unsur Pemerintah Aceh, TNI, Polri, tokoh ulama, panitia pelaksana, serta perwakilan Majelis Pengkajian Tauhid Tasawuf (MPTT). Pertemuan membahas berbagai kesiapan teknis dan koordinasi lintas sektor untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib, lancar, dan khidmat.

Muzakarah Internasional Tauhid Sufi Ke-II akan dipimpin langsung oleh Abuya Syekh H. Amran Waly Al-Khalidy selaku Wali Agama Aceh. Kegiatan tersebut juga akan dihadiri jajaran Forkopimda Aceh, ulama nasional, serta ulama dan tamu dari berbagai negara sahabat.

Kehadiran masyarakat diharapkan tidak hanya menjadi bentuk dukungan terhadap pelaksanaan Muzakarah, tetapi juga menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi, memperkuat ukhuwah, serta memperdalam pemahaman keagamaan dalam suasana damai dan penuh kebersamaan.

Pengamanan dan Pelayanan Jamaah Disiapkan

Dalam rapat tersebut Pemerintah Aceh dan Panitia juga membahas terkait keamanan selama kegiatan tersebut berlangsung

Forkopimda Aceh memastikan berbagai persiapan pengamanan dan pelayanan telah dilakukan.

Seluruh unsur terkait diarahkan untuk memberikan dukungan sesuai tugas dan kewenangan masing-masing, terutama dalam menjaga keamanan dan ketertiban, kelancaran lalu lintas, pengaturan kawasan kegiatan, serta kenyamanan jamaah dan tamu undangan, termasuk para tamu internasional.

Koordinasi lintas sektor juga terus dilakukan untuk mengantisipasi berbagai kebutuhan selama kegiatan berlangsung. Langkah tersebut dilakukan agar seluruh rangkaian Muzakarah dapat berjalan dengan aman, tertib, lancar, dan khidmat.

Masyarakat juga diimbau ikut menjaga ketertiban selama kegiatan, menghormati seluruh peserta dan tamu yang hadir, serta bersama-sama menciptakan suasana yang mencerminkan karakter Aceh sebagai daerah yang menjunjung tinggi nilai-nilai keislaman, adat, persaudaraan, dan perdamaian. (SW/Red).

Pos terkait