Banda Aceh – Baitul Mal Aceh (BMA) kembali menggelar kegiatan donor darah bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Aceh di halaman Kantor Baitul Mal Aceh, Senin (27/7/2026). Dalam aksi sosial tahap ke III itu, Amil Baitul Mal Aceh berhasil mengumpulkan darah sebanyak 54 kantong.
Kepala Sekretariat Baitul Mal Aceh, Dr. Muhammad Ikhsan Ahyat, S.STP, M.A.P., mengatakan, kegiatan donor darah merupakan agenda sosial yang rutin dilaksanakan sebagai bentuk kontribusi nyata para amil di Baitul Mal Aceh dalam membantu masyarakat yang membutuhkan transfusi darah.
“Alhamdulillah, pada donor darah tahap III ini berhasil terkumpul darah sebanyak 54 kantong. Sebelumnya, pada donor darah tahap II, kita juga berhasil mengumpulkan 51 kantong darah. Ini menunjukkan semangat berbagi dari para amil dan peserta donor yang terus meningkat,” ujar Muhammad Ikhsan Ahyat.
Ia menjelaskan, kegiatan donor darah kali ini telah dipersiapkan dengan matang. Bahkan, perencanaannya sudah dilakukan sejak satu bulan sebelumnya untuk memastikan pelaksanaannya berjalan lancar dan diikuti oleh sebanyak mungkin pendonor yang memenuhi syarat kesehatan.
“Donor darah hari ini sudah direncanakan sejak beberapa waktu lalu. Kegiatan amal seperti donor darah ini menjadi ikhtiar kita bersama untuk membantu sesama. Semoga setiap tetes darah yang disumbangkan dapat memberikan manfaat dan menjadi penyambung harapan bagi masyarakat yang membutuhkan,” katanya.
Muhammad Ikhsan Ahyat menambahkan, tidak seluruh peserta yang hadir dapat mendonorkan darahnya karena beberapa faktor kesehatan. Di antaranya sedang mengonsumsi obat-obatan, kadar hemoglobin (HB) yang belum memenuhi syarat, sedang menstruasi maupun kondisi tubuh yang kurang istirahat.
Meski demikian, ia mengapresiasi antusiasme para peserta yang telah meluangkan waktu untuk hadir dan berpartisipasi dalam kegiatan sosial tersebut.
Adapun melalui kegiatan donor darah yang dilaksanakan secara berkala ini, Baitul Mal Aceh berharap dapat terus menumbuhkan budaya kepedulian dan semangat berbagi di lingkungan kerja. Selain itu juga dapat memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat yang membutuhkan bantuan darah di Aceh.
“Kami sangat mengapresiasi semangat para amil dan seluruh pendonor yang hadir. Bagi yang belum dapat mendonor karena alasan kesehatan, tentu tidak mengurangi niat baik mereka untuk berbagi. Mudah-mudahan pada kesempatan berikutnya mereka dapat ikut mendonorkan darahnya,” pungkasnya. (***)






