Selamat Jalan Sang Pendoyan Timpan Asoe Kaya, Kanda Zulmansyah Sekedang

Zulmansyah Sekedang (Sekjen PWI Pusat). Foto: Ist

Banda Aceh – “Innalillahi wa inna ilaihi rajiun, Selamat Jalan Pimpinan Tinggi Organisasi Profesi kewartawanan Republik Indonesia (Sekretaris Jendral PWI Pusat), Zulmansyah Sekarang, Semoga Allah tempatkan engkau di tempat yang layak di sisiNYA, “

Kabar duka tersebut disampaikan oleh Ketua Umum PWI Pusat, Akhmad Munir dengan meneruskan postingan ke sejumlah grup WhatsApp PWI termasuk Grup WA anggota PWI Aceh.

Dalam postingannya pada pukul 00.18 WIB, Sabtu dini hari, 18 April 2026, dituliskan:

“Inna lillahi wa inna ilaihi raji’un (إِنَّا لِلَّٰهِ وَإِنَّا إِلَيْهِ رَاجِعُونَ). Telah meninggal dunia Sekjen PWI Pusat, Zulmansyah Sekedang hari Sabtu pukul 00.05 di RS Budi Kemuliaan akibat serangan jantung. Mohon maaf atas segala kesalahan almarhum.” tulis Ketua PWI Pusat Akhmad Munir.

Informasi tersebut sontak membuat semua pengurus PWI se-Indonesia dan para wartawan atau kolega,  mitra kerja yang pernah mengenalnya terkejut.

Seakan terlalu pagi sang pria asal Aceh yang kini menduduki jabatan orang nomor 2 di Organisasi profesi wartawan terbesar dan tertua di Indonesia itu pergi dan tak akan kembali lagi.

Namun, perlu kita sadari bahwa semua manusia akan kembali kepada NYA jika waktu telah tiba.

Zulmansyah Sekedang (kiri) Dahlan Za (mantan Wartawan Harian Rakyat Aceh) pada kegiatan tour manca negara tahun 2017. Foto: dok Pribadi.

Sebagai informasi, Zulmansyah Sekedang adalah saat ini menjabat sebagai Sekretaris Jendral PWI pusat hasil Kongres PWI Pusat PWI Pusat di Bekasi Jaw Barat. September 2025 lalu.

Usai dikukuhkan di Bandung, Ketua PWI Pusat Akhmad Munir, Sekjen PWI Pusat, Zulmansyah Sekedang serta para pengurus tinggi lainnya sempat di peusijuk (tepung tawar) di PWI Aceh pada Desember 2025.

Agenda tersebut merupakan moment terakhir Zulmansyah berkunjung ke Aceh dan mendapat kehormatan dapat bertemu kembali dengan saya sekaligus bercipika cipiki.

Bagi saya, Zulmansyah bukan sekedar saya hormati selaku petinggi PWI Pusat, tapi hubungan emosional telah jauh terjalin sejak saya bekerja di media Group Jawa Post di Aceh yaitu media Harian Rakyat Aceh (2015-2018).

Lewat kebijakan Zulmansyah, dua wartawan yang bertugas di Harian Rakyat Aceh mendapat reward untuk tour ke luar negeri pada tahun 2016-2017.

Tour tersebut merupakan tour yang disiapkan oleh Media Riau Post dan umumnya diisi oleh para wartawan dan petinggi di jajaran Riau Post, Pelanggan Koran Riau post serta dia wartawan dari Aceh (Harian Rakyat Aceh) Dahlan (saya sendiri) yang saat itu bertugas untuk wilayah Kabupaten Aceh Besar dan Ishak Mutiara (bertugas di Banda Aceh).

Banyak kenangan yang saya abadikan bersama Kanda Zulmansyah, dalam kurun waktu 10 tahun terakhir. Meski hanya 4 tahun berada dalam jajarannya, namun komunikasi tidak pernah putus, hingga pertemuan di sela sela proses Kongres di Bekasi tahun lalu dan peusijuk pengurus PWI Pusat oleh PWI Aceh di Banda Aceh jelang akhir tahun 2025.

Sosok Zulmansyah Sekedang di mata saya adalah seorang pioner yang handal dan berwibawa. Tidak ada perbedaan status dimatanya dan mendidik dengan penuh kesabaran.

Berpenampilan sederhana adalah pemandangan hari hari yang dapat ditemukan pada beliau, sikap merangkul adalah praktek hari harinya dengan bawahan, sejenjang bahkan dengan Mitra kerja. Zumansyah bukanlah pria pendiam atau kalem, tapi jarang dan hampir tidak ada kelaur kata kata mubazir pada beliau.

Ucapan yang telah dikeluarkan seakan seluruhnya menjadi keputusan dan pedoman bagi lawan bicara dan yang paling terkesan daya ingat yang dimilikinya senantiasa awet dan tak mudah berubah.

Satu hal yang membuat saya cukup berkesan kepada beliau yaitu karakter ke Acehannya, tidak pernah hilang mulai dari gaya hingga rasa, meski beliau adalah seorang putra Aceh yang telah lama berdomisili di luar Aceh dengan pengalaman internasional, tapi kesukaannya kepada kue Timpan Asoe Kaya, tidak pernah pudar.

Kini, pria pendoyan “Timpan Asoe Kaya” telah pergi dan tak kembali lagi, semoga di alam yang berbeda mantan Ketua PWI Riau dan Pimpinan Riau Post ini mendapat kebahagian dan kenyamanan dari Sang Pencipta Alam semesta. (Dahlan.ZA/Pengurus PWI Aceh Besar/Pimpinan Umum media atjehlifenet.com)

Pos terkait